Mandalawangi Cibodas

mandalawangi-cibodas11Mandalawangi Cibodas terletah di kaki Gunung Gede Pangrango. Tepatnya di komplek wisata Cibodas, Desa Cimacan Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur. Dengan kondisi geografisnya ini, Mandalawangi Cibodas mempunyai kondisi cuaca dan suhu yang dingin. Terlebih jika kita berada disini di malam hari. Di siang harinya suhu terasa sangat sejuk dan segar.

Untuk tiket ke Mandalawangi Cibodas ini sangat terjangkau. Hanya dengan Rp. 25rb saja, kita sudah bisa menikmati suasana alam yang masih asri, tenang, damai, dan tetram. Sangat cocok untuk melepas penat dan bersantai setelah penat bekerja atau sekolah. Tiket itu pun didalamnya sudah termasuk tiket kunjungan, tiket menginap untuk semalam, dan asuransi.

Di Mandalawangi Cibodas, kita dapat menikmati berbagai fasilitas dan objek wisata. Diantaranya adalah danau Mandalawangi Cibodas, sungai Cikundul, jungle track, air terjun Rawa Gede, prahu dayung, patung Dinosaurus, dan juga fasilitas high rope seperti flying fox, lintas danau, lintas tali pohon, dan spidet net.

Berjarak sekitar 3 km dari Mandalawangi Cibodaske arah barat, terdapat objek wisata alam air terjun Cibeureum (Curug Cibeureum). Objek wisata ini berada di dalam hutan gunung Pangrango. Untuk menuju lokasi, kita akan ditantang untuk berjalan menyusuri hutan cagar alam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Bagi sebagian orang track menuju air terjun Cibeureum ini cukup membuat lelah. Akan tetapi banyak sekali manfaat yang dapat kita nikmati.

Mandalawangi Cibodas benar-benar menawarkan pesona alam yang asri. Selain sebagai tempat yang cocok untuk berlibur, lebih dari itu Mandalawangi Cibodas menawarkan manfaat yang luar biasa. Banyak pelajaran dan hal lain yang akan kita peroleh yang tidak dimiliki tempat lainnya.

Selamat Berkunjung!!

Ref: http://mandalawangicibodas.com/

Pendaki yang Meninggal di Gunung Gede Pangrango

rep: http://info-gedepangrango.blogspot.com/

Pendaki yang meninggal di Gunung Gede itu bernama Shizuko Rizmadhani. Seperti yang diberitakan oleh merdeka.com ( http://www.merdeka.com/peristiwa/seorang-pelajar-sma-shizuko-rizmadhani-meninggal-di-gunung-gede.html), pendaki tersebut berasal dari SMA 6 Bekasi. Diduga pendaki tersebut mengalami hipotermia atau kehilangan panas tubuh karena suhu yang sangat dingin.

Merupakan anggota pecinta alam di sekolahnya. Ibunya adalah warga negara Jepang. Sedangkan ayahnya berasal dari Surabaya. Walau ini hanya dugaan, berikut yang saya temukan profil Shizuko Rizmadhani di sosial media Facebook dan Twitter. https://www.facebook.com/shizuko.rizmadhani dan https://twitter.com/shizukotanimoto .

“Kita temukan pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Tim Indonesia Green Ranger yang yang evakuasi ke bawah,” kata aktivis Indonesia Green Ranger, Idhat Lubis, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (25/12). “Dia dalam perjalanan turun. Karena panik teman-temannya lari ke bawah memberitahu tim Indonesia Green Ranger. Kita segera bentuk tim 6 orang, lalu ke atas,” kata Idhat.Idhat menambahkan mereka menemukan jenazah Shizuko dalam tenda. Pakaiannya basah, seorang teman Shizuko menjelaskan gadis ini sempat mengaku sakit beberapa kali. “Kita temukan di Pos Kandang Batu, langsung kita bawa turun ke bawah. Dini hari tadi dibawa ke RS Cimacan,” kata Idhat.

Sangat disayangkan memang. Kegiatan pendakian gunung yang merupakan kegiatan positif meninggalkan cerita yang berbeda. Semoga dapat menjadi pelajaran yang berharga untuk para pecinta alam dan pendaki gunung di Indonesia. Semoga mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya.

Salam Lestari Indonesia.

note: mendaki gunung semudah apapun haruslah mempunyai persiapan yang matang. agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas

mandalawangi cibodas15Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas merupakan salah satu tempat perkemahan (camping) yang sangat diminati. Letaknya di Kaki Gunung Pangrango, berdekatan dengan Kebun Raya Cibodas, Cipanas Kabupaten Cianjur. Ratusan kunjungan setiap minggunya, menunjukkan Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas mempunyai daya tarik tersendiri. Ini karena didukung oleh kondisi alam yang sangat sejuk, nyaman, segar dan nyaman.

Kebanyakan dari para pengunjung yang berkemah di Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas merupakan dari perkotaan. Dengan menyengaja bermalam di alam guna mencari ketenangan, setelah melakukan berbagai aktivitas setiap harinya. Begitulah beberapa dari para pengunjung yang menuturkan alasan mereka berkemah di Mandalawangi Cibodas.

Harga tiket di Mandalawangi Cibodas terdiri dari dua jenis tiket. Pertama adalah tiket rekreasi, yang dikenakan Rp. 3.000,- /orang. Tiket ini diperuntukkan bagi para pengunjung yang hanya untuk menikmati wahana rekreasi seharian, tanpa berkemah. Kedua adalah tiket berkemah (bermalam). Harga tiket berkemah (camp) di Mandalawangi Cibodas adalah sebesar Rp. 20.000,- /orang/malam.

Bagi anda yang berencana berkemah di Mandalawangi Cibodas, jangan lupa siapkan peralatan berkemah. Tenda, sleeping bag, matras (spon) alas tidur, lampu emergency, alat masak, dan perlengkapan berkemah lainnya. Itu menjadi kebutuhan wajib karena kita akan bermalam di alam. Tanpa itu, maka jangan coba-coba atau bahkan nekad berkemah di Mandalawangi Cibodas. Sebagaimana alam yang masih terjaga, jika malam tiba suhu dingin akan sangat terasa. Terkadang hujan yang memang tidak bisa di duga. Tapi bagi anda yang tidak mau repot dengan peralatan camp, di Manadalawangi Cibodas juga menyewakan berbagai perlengkapan untuk bermalam (camp) di alam.

Di bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas, terdapat beberapa objek alam yang bisa dinikmati. Danau alam, air terjun, outbound, sungai Cikundul, perahu dayung, dan lain-lain. Siapkan alat dokumentasi untuk mengabadikan moment-moment penting anda disana.

Nah, sekian sekilas tentang bumi perkemahan Mandalawangi Cibodas. Untuk keperluan reservasi, survey, booking dan lainnya, hubungi kami di info-gedepangrango.blogspot.com. Atau hubungi saya di 0819 120 53 8 54 (fast response)

Paket Outbound Gathering – Koala Adventure Park, Kebun Raya Cibodas

Paket hemat, Koala Adventure Park – Outbound Program – Gathering – Kebun Raya Cibodas

Lokasi : Guest House, Cibodas Botanical Garden

Program : Outbound, Gathering

Fasilitas :

  • Akomodasi dan penginapan : Guest House Kebun Raya Cibodas (Medinilla & Sakura), 3 kali makan, 2 kali snack, Extra Bed 
  • Tiket masuk Kebun Raya Cibodas
  • Outbound Program selama 2 hari
  • High Rope Challenge Games : Spider Net, Elvis Walk, Canopy Trail, Flying Fox
  • Fasilitator
  • Asuransi
  • First aids team 
  • Air mineral
  • Jas hujan
  • Pemandangan alam yang sejuk dan indah

Price : Rp. 500.000,- / person

Silahkan kunjungi blog resmi Koala Adventure Park, Cibodas Botanical Garden. EO Outbound, gathering, camping, hiking, Kebun Raya Cibodas-Mandalawangi-Gede-Pangrango

Informasi Pendakian Gede – Pangrango

info Gede Pangrango

Sekedar share info buat yang suka hiking Gede – Pangrango, diawal tahun ini, mulai dari tanggal 1 Januari sampai akhir Maret, pendakian untuk sementara ditutup. Sekitar awal bulan April baru dibuka kembali, melihat situasi dan kondisi cuaca di Gunung Gede-Pangrango.

Itu yang saya dapat korek informasi dari teman-teman petugas di TNGGP, Cibodas. Semoga bermanfaat ya. Oya kalo mau naik ajak-ajak ya. Sekalian promosi juga deh, menyewakan peralatan Camp dan hiking. kontak saya kalo perlu. oke … :D

Universitas Kehidupan (1)

DARI CATATAN DAHLAN ISKAN:

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS

Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR

Jika setiap do’a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR

Seorang yang DEKAT dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada AIR MATA

Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN

Seorang yang TEKUN berdo’a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT

Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena TUHAN TAU yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN

Ketika hatimu terluka sangat dalam maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN

Tetap Semangat ….
Tetap Sabar ….
Tetap Tersenyum …
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”.
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.

MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA Memang setiap diri kita terkadang ingin serba instan, menggapai sesuatu ingin dengan cepat, tanpa mau bekerja keras, Padahal setiap keberhasilan akan selalu ada hambatan, tantangan, kendala bahkan air mata dan pengorbanan. Ini semua harus disikapi dengan kerja keras, ketekunan, kesabaran, pantang menyerah dan ketangguhan untuk hasil yang lebih baik.

Kalaupun memang kita sudah bekerja keras, tekun, tangguh, sabar, ikhtiar yang maksimal dan disertai do’a, namun di mata masih terlihat gagal, tapi yakinlah di hadapan Allah tidak ada yang sia-sia.

Merenung sejenak tentang kehidupan yang telah kita jalani selama ini. !

Hari Ibu?… Oh tidak bisa! …

Tanggal 22 Desember. Tanggal ini setiap tahun diperingati sebagai hari ibu (Mother’s day). Walau sebenarnya dibeberapa negara tanggal ini bukanlah hari ibu. Ada yang di bulan Mei, ada pula yang memperingatainya di bulan Maret, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hongkong.
Jadi sebenarnya kapan donk hari ibu itu?… hehe. Gak tau ah, lagian bukan itu yang ingin saya tulis. hehe.
Saya seperti kebanyakan orang waktu itu, sekitar 2 tahunan yang lalu, pernah ikut-ikutan menyampaikan peringatan hari ibu. Menulis kutipan-kutipan indah di beberapa sosial media, dan blog, juga komentar-komentar yang indah tentang ibu di beberapa status dan artikel orang lain. Terlihat indah memang, betul deh, kerasa banget gitu hangatnya suasana di hari ibu. Serasa dekat banget dengan keberadaan ibu itu hadir dalam kehidupan kita. Dapat ucapan dari teman-teman terdekat pula.
Pada waktu itu, saya dengan setengah iseng dan canda mengucapkan selamat hari ibu kepada ummi (panggilan ibu saya) di rumah yang sedang sibuk membereskan rumah. Sambil saya membantu beliau saya katakan, “ummi, hari ini teh hari ibu. Selamat hari ibut ya!”. Ummi menatap saya seketika, mungkin karena aneh. Karena selama masa hidup beliau mungkin baru sekarang ada yang mengatakan hal itu kepada Ummi, baik itu dari orang lain maupun anaknya. Atau mungkin terheran-heran, memangnya ada gitu hari ibu? Gak tau. Maklum karena kami hidup di kampung.
Setelah mendengar kata ucapan selamat itu, harapan saya bisa membuatnya gembira di tengah kelelahan beliau yang disaat itu sedang beres-beres rumah. Tapi ternyata sebaliknya, mungkin karena ketidak tahuannya tentang peringatan hari ibu, ummi berkata kepada kepada saya sambil menghela nafas, “Ah, aya-aya wae (ada-ada saja). Tiap hari juga samalah, gak ada bedanya dengan hari-hari yang lain. Terus bergerak, terus melayani suami, terus mengurus anak, dan terus-terusan ibadah ka Allah. Tiap hari teh harinya Allah. Ibadah yang benar, tong poho ka Allah, subuh tong ka beurangan, tahajjud sing geutol, duha sing geutol. Tiap hari itu harinya Allah, ngabdi ka Allah”.
Prek,…. kayak ditonjok gitu ini muka. Katanya sederhana, keluar dari sosok yang secara akademis gak berpendidikan. Tapi ummi saya mendidik anak-anaknya untuk selalu mengajak Allah sebagai hari-harinya. Gak peduli dengan peringatan, gak gila penghargaan, dan gak usah/ jangan ingin mengharap penghargaan. Hidup itu cukup ke Allah saja. Jalankan dan lakukan apa yang Allah dan Rasul tetapkan. Sudah cukup. Sederhana. Jangan panjang angan-angan. Jadikan keseharian ini sebagai keseharian untuk Allah saja. Sudah.
Hari Ibu?… Oh tidak bisa! Aku dengan Ummi, sejak saat itu menyatakan bahwa setiap hari itu hari Tuhanku. Berusaha menjadi sebaik-baik makhluk. Menjadi sebaik-baik hamba yang selalu ikhlas dalam keseharian kita.

Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya yang berasal dari pertanyaan seorang sahabat. “Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini.” Rasul menjawab, “Ibumu.” Kemudian dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasul menjawab, “Ibumu.” “Kemudian lagi, ya Rasul,” tanya orang itu. “Rasul menjawab, “Ibumu.” Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; “Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?” “Bapakmu,” jawab Rasulullah.