Tidak ada yang kebetulan

“kebetulan” …. kata yang tak asing yang sering kita dengar ketika berada dalam satu percakapan.  Tapi tahukan kawan, bagi sebagian orang termasuk saya, kata ini sebenarnya tidak tepat untuk digunakan.  Itu terserah sih ya, cuma ini menurut pendapat saya saja sih menilik pada bahwa segala sesuatu itu telah terskenario dengan sempurna oleh Tuhan yang Maha Kuasa.

Tidak ada yang kebetulan, apapun itu kejadiannya. Karena nyatanya adalah Allah dengan segala Kuasanya telah merancang dengan Maha teliti segala kejadian yang akan menimpa setiap mahluknya. Sesuatu yang menyenangkan atau sebaliknya. Tidak ada yang kebetulan, melainkan Allah mengatur itu sesuanya untuk kita, agar kita selalu berpikir tentang hal-hal yang terjadi di sekeliling kita.

Adalah bukan suatu kebetulan ketika hinggapnya kotoran merpati di atas kepala kita. Karena secara teori, kenapa kotoran itu bisa-bisanya jatuh di kepala kita, padahal area kepala kita sangat-sangat kecil dibandingkan luasnya daerah disekitar kita waktu itu. Melainkan Allah telah mengatur dengan Maha Teliti dan Maha Tepat mengukur kecepatan kita berjalan, kecepatan merpati dan kecepatan momentum jatuhnya kotoran akibat adanya gaya gravitasi.

Disetiap kejadian pasti ada suatu pelajaran. Malah dalam buku best seller “The Power” karya rhonda byrne, kita dianjurkan untuk waspada terhadap apa-apa yang kita rasakan, apa-apa yang kita lihat, dan apa-apa yang kita alami. Karena pada saat itu sebenarnya semesta sedang mengajak kita untuk berpikir tentang lingkungan di sekitar kita. Bukan suatu kebetulan ketika kita tiba-tiba mendengar serine mobil ambulance. Bukan kebetulan juga ketika tiba-tiba kita melihat barang / sesuatu yang kita inginkan. Allah memerintahkan kita untuk selalu berpikir.

Dan, ini pun bukan kebetulan saya menulis tulisan yang sangat sederhana ini. Pagi ini saya mendapat dua kabar yang saling bertolak belakang. Kabar pertama adalah datang dari pesan singkat di HP. Beberapa teman dan keponakan pada hari ini akan mengikuti test masuk perguruan tinggi negeri. Semua teman yang akan mengikutinya terlihat sangat antusias, semangat dan penuh optimis. Merasa yakin akan lulus test. Selang 1 jam, kabar duka terlihat di status FB. Dikabarkan bahwa ayah dari temannya (teman saya juga) telah meninggal dunia tadi malam pukul 1 dini hari.

Adalah bukan suatu kebetulan bahwa saya pada hari ini mendapatkan dua kabar yang luar biasa ini. Allah telah merancang  dengan Maha Teliti kabar dari dua kejadian itu. Mulai dari waktu sampai media penyampaiannya. Kenapa tidak tadi malam mendapatkan kabar ini?… atau mengapa kabar ini sampai melalui HP,?… mengapa lewat pesan singkat, tidak lewat telepon?… mengapa lewat FB, tidak lewat HP?…

Pagi ini saya mungkin mengeluh tentang kehidupan yang sedang dijalani. Betapa tidak, masalah demi masalah setiap minggunya selalu menambah beban pikiran. Terasa berat dan semakin berat. Saya mengeluh pada Allah tentang masalah itu semuanya. Boleh jadi kabar ini adalah jawaban dari keluhanku padaNya. Allah menyuruh saya untuk berpikir dan banyak bersyukur. Bukan kebetulan, melainkan itu adalah ujian kehidupan. Menjadikan diri menjadi lebih baik, lebih berkualitas!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s